Monday, July 2, 2007

tulisan ini dikutip dari eramuslim.com


CAIR (Council on American-Islamic Relations ) meminta Kementerian Pertahanan dan Kongres AS meneliti kaset video berisi nyanyian di internet yang mengajak pembantaian warga sipil Irak oleh tentara AS.
Dalam video itu tampak seorang marinir AS bernyanyi lantang dengan lirik menghina kaum Muslimin dan menyerukan kekerasan terhadap warga sipil Irak.
Menurut CAIR, dalam keterangan yang disampaikan kepada Islamonline, rekaman lagu berdurasi 4 menit itu disiarkan dengan judul “Hadji Girl”. Isi lagu tersebut menceritakan tentang peristiwa yang terjadi antara seorang marinir AS dengan wanita Irak. Penggunaan kata Hadji dalam lirik lagu tersebut adalah simbol bagi wanita irak. Karena kata hadji dan hadjah digunakan sebagai simbol negatif dalam pembicaraan tentara AS di Irak bila mereka menyebut warga Muslim Irak.
Nahad Iwadh, direktur CAIR meminta para pejabat Pentagon dan Kongres AS mengambil langkah penyidikan kebenaran kaset lagu tersebut, termasuk berbagai kisah yang disebutkan dalam lagu itu. Ia mengatakan pula, “Dalam situasi banyak tudingan buruk terhadap pelanggaran HAM oleh marinir AS terkait hak kaum sipil di Irak, kita harus meneliti kebenaran isi lagu yang dinyanyikan itu.” CAIR meminta pertahanan AS segera melakukan tindakan hukum jika si pelaku telah teridentifikasi.
CAIR mengatakan, sampai protes itu dilayangkan, sudah 50 ribu orang yang mendownload
materi video itu di internet. Dalam salah satu lirik lagu itu disebutkan, “I grabbed her little sister and put her in front of me. As the bullets began to fly, the blood sprayed from between her eyes, and then I laughed maniacally...I blew those little f**kers to eternity.They should have known they were f**king with the Marines.” Sejumlah kalimat tidak layak disebutkan karena tidak etis dan terkait hubungan seksual.
Dalam kaset video itu juga terdengar suara orang-orang tertawa dan berteriak mendengar si penyanyi, namun tidak tersorot oleh kamera. Sejumlah situs yang mempublikasikan video ini, mencantumkan komentar pengunjungnya, yang antara lain mengatakan, “Saya bangga menjadi marinir AS. Tapi kalian hendaknya hati-hati karena akan ada orang yang menganggap kita pelaku kejahatan.”
Rekaman video bisa dilihat di beberapa url 1, antara lain:


http://www.cair.com/video/marine-hadji-girl.wmv http://www.guardian.co.uk/worldlatest/story/0,,-5883927,00.html http://news.yahoo.com/s/afp/20060613/pl_afp/usiraqmilitarymarines_060613183710 (na-str/cair)


1 Link ini mungkin sudah tidak aktif, akibat adanya pemblokiran interventif

Labels:

 
posted by ar-marsha at 12:02 PM |


0 Comments: